Studi Dampak Grid Impact Study (GIS) untuk Instalasi PLTS di Pabrik Ceres

Pabrik Ceres (PT Perusahaan Industri Ceres) berencana untuk meningkatkan keberlanjutan energinya dengan memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2,163 MWp di atap pabrik. Untuk memastikan bahwa integrasi PLTS tidak mengganggu jaringan listrik eksisting, dilakukan Grid Impact Study (GIS). GIS adalah studi penting yang mengevaluasi dampak penambahan komponen baru atau perubahan konfigurasi pada jaringan listrik eksisting. Artikel ini akan membahas pentingnya GIS, tahapan yang dilakukan, dan hasil dari berbagai studi terkait.
Pentingnya Grid Impact Study (GIS)
GIS, atau Grid Impact Study, adalah studi yang bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari penambahan komponen baru atau perubahan konfigurasi pada jaringan listrik terhadap jaringan eksisting. Tujuan utama dari GIS adalah untuk memastikan bahwa perubahan ini tidak menyebabkan ketidakstabilan atau gangguan pada jaringan listrik yang sudah ada. GIS sangat penting dilakukan untuk memprediksi dan mencegah potensi masalah yang dapat mempengaruhi operasi jaringan listrik secara keseluruhan.
Lokasi dan Spesifikasi PLTS di Pabrik Ceres
Proyek ini berlokasi di Pabrik Ceres, dengan instalasi PLTS berkapasitas 2,163 MWp di atap pabrik. Instalasi ini akan interkoneksi melalui panel LVMDP pada tegangan 400 V. PLTS ini akan dihubungkan pada dua titik interkoneksi di dua LVMDP dan MVMDP yang berbeda untuk mendistribusikan beban secara lebih efisien dan memastikan kestabilan jaringan.
Studi yang Dilakukan dalam GIS
Berbagai studi yang dilakukan dalam GIS menggunakan software ETAP meliputi:
- Load Flow Study: Menganalisis aliran daya pada jaringan listrik untuk mengevaluasi tegangan busbar, pembebanan kabel, dan pembebanan trafo dalam kondisi steady-state.
- Short Circuit Study: Menganalisis level arus gangguan hubung singkat untuk memastikan arus tidak melebihi kapasitas breaking peralatan eksisting.
- Protection & Coordination Study: Mengatur koordinasi peralatan proteksi dan setting peralatan yang perlu diubah karena adanya komponen baru atau perubahan konfigurasi.
- Arc Flash Study: Menganalisis nilai incident energy dan menentukan Personal Protective Equipment (PPE) yang diperlukan untuk melindungi pekerja dari percikan api akibat gangguan listrik.
Tahapan Pelaksanaan GIS
Tahapan pelaksanaan GIS di Pabrik Ceres meliputi:
- Data Collection: Pengumpulan data peralatan eksisting dan peralatan pembangkit baru dari tim engineering PT Perusahaan Industri Ceres. Data yang dikumpulkan termasuk trafo, kabel, busbar, SLD, profil beban, inverter, dan breaking capacity.
- Grid Modelling: Pembuatan model jaringan listrik untuk simulasi.
- Load Flow and Short Circuit Study: Simulasi aliran daya dan arus gangguan hubung singkat.
- Protection & Coordination Study: Analisis dan pengaturan relay proteksi.
- Arc Flash Study: Evaluasi incident energy dan penentuan kategori PPE.
- Rekap Hasil Simulasi dan Analisis: Rekap data hasil simulasi dan analisis parameter yang direkap.
- Reporting: Pembuatan laporan akhir yang mencakup semua temuan dan rekomendasi.
Hasil dari Setiap Studi
- Load Flow Study: Peningkatan tegangan busbar eksisting setelah adanya PLTS tidak signifikan. Pembebanan kabel dan trafo eksisting menurun karena beban langsung disuplai oleh PLTS.
- Short Circuit Study: PLTS tidak berkontribusi signifikan terhadap arus gangguan hubung singkat, sehingga tidak perlu uprating kapasitas breaking peralatan eksisting.
- Protection & Coordination Study: Pengaturan relay proteksi dan LSI protection pada circuit breaker PV system memastikan isolasi gangguan yang cepat, sensitif, selektif, dan andal.
- Arc Flash Study: Didapatkan nilai incident energy, arc flash boundary, dan kategori PPE yang diperlukan. Stiker informasi ini dipasang pada peralatan untuk panduan keselamatan.

Kesimpulan
Grid Impact Study (GIS) untuk instalasi PLTS di Pabrik Ceres menunjukkan bahwa integrasi PLTS dapat dilakukan dengan aman tanpa mengganggu jaringan listrik eksisting. Studi-studi yang dilakukan menunjukkan peningkatan efisiensi dan penurunan beban pada sistem eksisting, tanpa menimbulkan risiko signifikan terhadap arus gangguan. Pengaturan proteksi yang tepat memastikan keselamatan operasional, dan evaluasi arc flash memberikan panduan untuk keselamatan pekerja. Dengan demikian, implementasi PLTS ini tidak hanya meningkatkan efisiensi energi tetapi juga menjaga kestabilan dan keamanan jaringan listrik pabrik.
Pabrik Ceres dapat dengan percaya diri melanjutkan proyek PLTS mereka, mengetahui bahwa semua aspek teknis dan keselamatan telah dianalisis dan dioptimalkan melalui GIS. Ini adalah langkah besar menuju keberlanjutan dan efisiensi energi yang lebih baik